basis data,
Basis Data
Basis data adalah
kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file lain
sehingga membentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan
atau instansi dalam batasan tertentu.
Unsur-unsur dari basis
data sebagai berikut:
- Entititas, adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam.Pada bidang kesehatan Entity adalah Pasien, Dokter, Kamar.
- Field, Setiap entity mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili suatu entity. Seorangsiswa dapat dilihat dari atributnya misalnya, NIM, Nama_siswa, Alamat.
- Record, adalah kumpulan isi elemen data (Atribut) yang saling berhubungan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap.
Komponen-Komponen
Sistem Basis Data ( Database )
Database
Management System (DBMS) memungkinkan beberapa pemakai untuk mengakses dan manipulasi
file-file tersebut.
Dalam Sistem Basis
data memiliki komponen seperti : Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras dalam
sistem basis data adalah : memori, sekunder hardisk.
Sistem Operasi
(Operating System)
Sistem
Operasi (Operating System) merupakan program yang mengaktifkan atau
mengfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya (resource) dan
melakukan operasi-operasi dalam komputer.
Sistem
Operasi yang banyak digunakan seperti: MS-DOS, MS-Windows 95 MS Windows NT, dan
Unix. Basis data (Database) Sebuah basis data (Database) dapat memiliki
beberapa basis data. Setiap basis data dapat berisi atau memiliki sejumlah
objek basis data seperi file atau tabel. Database Management System (DBMS)
Pengolahan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara
langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang disebut DBMS yang
menentukan bagaimana data disimpan, diubah dan diambil kembali.
Pemakai (User)
Bagi
pemakai dapat berinteraksi dengan basis data dan memanipulasi data dalam
program yang ditulis dalam bahasa pemograman.
Tujuan dan Manfaat
Basis Data
Tujuan
utama dalam pengolahan data dalam sebuah basis data adalah agar kita dapat memperoleh
data yang kita cari dengan mudah dan cepat (Fathansyah,1999). Pemanfaatan basis
data dilakukan dengan tujuan yaitu:
- Kecepatan dan kemudahan (Speed), Pemanfaatan Database memungkinkan kita untuk dapat menyimpan data ataumelakukan perubahan ( manipulasi ) dan menampilkan kembali data tersebut dengancepat dan mudah, dari pada kita menyimpan data secara manual.
- Efisien ruang penyimpanan (Space), Dengan Database penggunaan ruang penyimpanan data dapat dilakukan karena kitadapat melakukan penekanan jumlah pengulangan data dengan menerapkan sejumlahpengkodean.
- Keakuratan (Acuracy), Pemanfatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data dengan penerapan aturanatau batasan tipe data dapat diterapkan dalam Database yang berguna untukmenentukan ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan.
- Keamanan (Security), Dalam sejumlah sistem ( apilkasi ) pengelolah database tidak menerapkan aspekkeamanan dalam penggunaan database. Tetapi untuk sistem yang besar dan serius,aspek keamanan juga dapat diterapkan. Dengan begitu kita dapat menentukan siapayang boleh menggunakan database dan menentukan jenis operasi-operasi apa sajayang boleh dilakukan.
- Terpeliharanya keselarasan data (Consitant), Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatisperubahan itu berlaku untuk keseluruhan.
- Data dapat dipakai secara bersama (shared), Data dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program aplikasi (secarabatch maupun on-line) pada saat bersamaan.
- Dapat diterapkan standarisasi (standardization), Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkanstandarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengirimanmaupun pertukaran data.
Kelemahan Sistem Basis
Data
- Memerlukan tenaga spesialis
- Kompleks
- Memerlukan tempat yang besar
- Mahal
Pengguna Basis Data
- System Engineer, Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan Sistem Basis Data, dan jugamengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepadapihak penjual.
- Database Administrator (DBA), Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secarakeseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya danmengaturnya.
Tugas DBA Mengontrol
DBMS Dan Software-Software :
- Memonitor siapa yang mengakses basis data.
- Mengatur pemakaian basis data.
- Memeriksa security, integrity, recovery dan concurency.
Program Utilitas yang
digunakan oleh DBA :
- Loading Routines, Membangun versi utama dari basis data.
- Reorganization Routines, Mengatur / mengorganisasikan kembali basis data.
- Journaling Routines, Mencatat semua operasi pemakaian basis data.
- Recovery Routines, Menempatkan kembali data, sebelum terjadinya kerusakan.
- Statistical Analysis Routines, Membantu memonitor kehandalan sistem
End User (Pemakai
Akhir)
Ada beberapa jenis (tipe) pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dapat dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem programmer aplikasi Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis pada bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dll)
Ada beberapa jenis (tipe) pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dapat dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem programmer aplikasi Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis pada bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dll)
2.
Pemakai
Mahir (Casual User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem
tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan
bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS.
3.
Pemakai
Umum (End User / Naïve User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem
basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable
program) yang telah ditulis (disediakan) sebelumnya.
4.
Pemakai
Khusus (Specialized/Sophisticated User)
Pemakai yang menulis aplikasi basis data
non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi AI,
Sistem Pakar, Pengolahan Citra, dll, yang bisa saja mengakses basis data dengan
atau tanpa DBMS yang bersangkutan.
Contoh penggunaan
Aplikasi basis data dalam dunia bisnis :
- Bank : Pengelolaan data nasabah, akunting, semua transaksi perbankan.
- Bandara : Pengelolaan data reservasi, penjadualan.
- Universitas : Pengelolaan pendaftaran, alumni.
- Penjualan : Pengelolaan data customer, produk, penjualan.


0 komentar: