Semester 2

BEBERAPA KOMPONEN INFRASTRUKTUR DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI

15.22 Unknown 0 Comments

  1. Penggunaan Hardware (Perangkat Keras)
Pengertian perangkat keras atau lebih sering disebut dengan “hardware” adalah : adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.
Di dalam menjalankan operasionalnya.
Perangkat keras atau Hardware yang di gunakan oleh CV.Sasak Techno antara lain:
  1. Processor (CPU)
alat ini bernama Processor letaknya menempel pada motherboard Fungsi utama perangkat keras komputer ini adalah memproses semua informasi yang di input kemudian memeberikan output tindak lanjut proses pada hardware lain.
  1. Motherboard 
Motherboard – adalah papan sirkuit yang di guanakan untuk menempatkan Perangkat keras komputer lainnya seperti Processor,RAM dan sebagainya bentuknya yang paling lebar dan tempat menempel komponen dan soket soket lainnya
  1. Chipset
Chipset adalah perangkat keras komputer yang terpasang / menempel pada motherboard, chipset berfungsi sebagai penghubung processor ke seluruh bagian motherboard. Chipset terdiri dari dua yaitu Northbridge dan Southbridge semua bagian komputer berkomunikasi dengan CPU melalui perangkat keras chipset.
    Northbridge menghubungkan secara langsung ke prosesor melalui Front Side BUS (FSB). Sebuah memory controller terletak pada Northbridge, yang memberikan akses cepat CPU ke memori . Perangkat keras komputer Northbridge juga terhubung ke AGP atau PCI Express bus dan ke memori itu sendiri.
Southbridge lebih lambat dari Northbridge, dan informasi dari CPU harus melalui Northbridge sebelum mencapai southbridge. Bus lain terhubung Southbridge ke bus PCI, USB port dan IDE atau SATA koneksi hard disk
  1. Random Access Memory (RAM)
alat ini lebih sering kita sebut dengan memory walaupun fungsinya berbeda dengan memory yang biasa kita pakai pada hp atau penyimpanan data lainya. Fungsinya adalah digunakan sebagai penyimpanan data sementara sehingga memudahkan Processor dalam memproses data. RAM jauh lebih cepat dalam memproses data, Tetapi apa bila komputer dalam kondisi OFF Memory RAM akan kosong artinya tdk bisa menyimpan data dalam jangka panjang, RAM akan terisi memory dalam hal ini intruksi ketika komputer mulai bekerja dan di gunakan untuk meringankan kerja processor.
  1. Monitor
Monitor adalah alat yang kita lihat sekarang ini, berfungsi untuk menampilkan informasi yang bisa kita lihat, ada dua jenis monitor sekarang ini, ada monitor lcd dan monitor tabung, gambar monitor ini adalah monitor lcd
  1. Hard Disk
Hard Disk adalah perangkat keras komputer yang digunakan untuk menyimpan data, seperti video dan lagu lagu mp3 yang kita lihat dan dengarkan pada komputer dan file2 data lainnya, semua itu disimpan di dalam Hard Disk
  1. Mouse
Digunakan untuk mengontrol pergerakan cursor pada komputer, Mouse di ciptakan untuk memudahkan brainware (pengguna) dalam mengelola data/objek pada komputer yang sebetulnya bisa di kerjakan oleh keyboard, tetapi dengan menggunakan mouse akan nampak lebih mudah. Mouse sangat berfungsi ketika bekerja dengan grafis dan edit video ataupun aplikasi game lainnya.
  1. Keyboard
Digunakan untuk menginput data ke CPU, dengan keyboard dapat memudahkan pembuatan document dan sejenisnya pada komputer. Sebuah keyboard terdiri dari huruf abjad, angka dan symbol yang kemudian bisa berkomunikasi data dengan CPU sehingga bisa berproses dan menghasilkan output pada monitor atau lainnya .
Perangkat keras diatas adalah perangkat keras yang membangun satu komputer rumahan,masih banyak lagi perangkat keras lainnya seperti printer,flasdisk,webcamp,modem,scanner,cd room,cd rw,dvd room,tv tuner.dll.

  1. Pengunaan Software (Perangkat Lunak)
Software atau perangkat lunak adalah data yang disimpan pada media penyimpanan data permanen seperti harddisk/disket/cd-r. Perangkat lunak ini dibuat untuk menjalankan perangkat keras komputer sehingga dapat berjalan sesuai fungsi yang diinginkan. Perangakat keras dapat juga berupa data-data seperti tulisan, gambar, atau video. Di dalam  menjalankan operasionalnya CV.Sasak Techno tersebut juga tentunya membutuhkan Software ,antara lain:
  1. Sistem Operasi Komputer
Sistem operasi adalah perangkat lunak yang mengatur fungsi dasar dari sebuah komputer. Sistem operasi bertugas melakukan kontrol pada semua aplikasi program pada komputer termasuk pengaturan perangkat keras dan sistem input-output.
Contoh sistem operasi : Microsoft DOS, Microsoft Windows, Ubuntu (linux), Macintosh, dll
           Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
  • Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  • Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  • Shell atau Command Interpreter , yang bertugas membaca input dari pengguna
  • Library, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  • Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.
  1. Microsoft DOS dan Microsoft Windows
Sistem operasi mulai memasuki dunia komputer rumah tangga setelah adanya Microsoft DOS dari perusahaan software Microsoft. Sistem operasi ini belum menunjang penggunana komputer secara banyak tugas (multitasking) dan Sistem operasi baru memasuki dunia multi tasking setelah Microsoft merilis Sistem operasi baru dengan nama Microsoft Windows.

  1. Komunikasi Data dan Jaringan Komputer
    1. Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Setiap komputer printer atau peripheral yang terhubung dengan jaringan disebut node.
Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu :
  1. Local Area Network (LAN)
Merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer.
  1. Metropolitan Area Network (MAN)
Pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota.
  1. Wide Area Network (WAN)
Jangkauannya mecakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
  1. Internet
Pada dasarnya internet merupakan kumpulan jaringan yang terinterkoneksi. Hal ini terjadi karena orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung jaringan lainnya.
Untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya.
  1. Jaringan Tanpa Kabel
Merupakan solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
  1. Topologi Jaringan Komputer
Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, dan star. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
  1. Topologi Bus
Keuntungan
  • Hemat kabel
  • Layout kabel sederhana
  • Mudah dikembangkan
Kerugian
  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  • Kepadatan lalu lintas
  • Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh
  1. Topologi Token Ring
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
Keuntungan
  • Hemat Kabel
Kerugian
  • Peka kesalahan
  • Pengembangan jaringan lebih kaku
  1. Topologi Star
Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan ainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.
Keuntungan
  • Paling fleksibel
  • Pemasangan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
  • Kontrol terpusat
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
  • Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian
  • Boros kabel
  • Perlu penanganan khusus
  • Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
  1. Komunikasi Data
Komunikasi data adalah bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputer-komputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital.
    1. Komponen Komunikasi Data
    2. Penghantar/pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data
    3. Penerima, adalah piranti yang menerima data
    4. Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
    5. Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data
    6. Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan
Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali.
Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International Standart Organization).
Fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar.
Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.
  • Application Laye:
  • Presentation Layer
  • Session Layer
  • Transport Layer
  • Network Layer
  • Data-link Layer
  • Physical Layer

  1. DATA BASE
Sebuah database  adalah kumpulan dari integrasi data yang terorganisir seperti byte, ruas, rekod, dan file.
  1. Sistem Manajemen Database / Database Management System (DBMS)
Sistem berbasis komputer untuk mendefinisikan, membuat, memanipulasi, mengawasi, mengatur, dan menggunakan database.
Sistem yang menggantikan sistem manajemen file lama dan dengan demikian meningkatkan integritas data dan kemandirian, serta mengurangi pemborosan data.
  1. Fundamental DBMS
DMBS membutuhkan kapasitas penyimpanan besar, biasanya menggunakan magnetic tape, hard disk, CD-ROM, dan sistem penyimpanan (mass storage systems).
  • Perangkat lunak DBMS
Biasanya Sebagai Sistem Pengawasan : termasuk bahasa query, penulis laporan, utiliti, kamus data, dan log transaksi.
  • Perangkat keras: Menghitung kapasitas penyimpanan
  1. Jenis Organisasi Database
Tiga jenis umum struktur database :
  • Hirarkis: pada struktur database hirarkis, ruas atau rekod diatur dalam kelompok yang berhubungan menyerupai ranting pohon
  • Jaringan: database jaringan hampir sama dengan hirarkis, tetapi masing-masing anak rekod dapat memiliki induk lebih dari satu rekod
  • Relasional: Jenis pengorganisasian yang paling fleksibel, database relasional menghubungkan data di dalam file berbeda melalui penggunaan suatu ruas kunci, atau elemen data umum.
  1. Administrasi Database
  • Organisasi pada umumnya yang menugaskan seorang administrator database (database administrator=DBA) untuk mengatur database dan aktivitas yang berkaitan.
  • Administrator database memiliki enam tanggung jawab utama yaitu :
    1. Desain database
    2. Implementasi dan operasionak database
    3. Koordinasi dengan pengguna
    4. Backup dan recovery
    5. Memantau capaian
    6. Keamanan sistem.
  1. Keunggulan dan Keterbatasan DBMS
  • Suatu DBMS dapat memperkecil pemborosan data, mengijinkan kemudahan memperbarui file, memaksimalkan integritas data dan indevendence, menyederhanakan pemeliharaan, meningkatkan produktivitas pemakai dan keamanan data, serta menstandardisasi definisi data Keterbatasan DBMS
  • DBMS adalah kompleks; perencanaan matang dan substansial diperlukan sejumlah keahlian teknis untuk implementasi dan memelihara sistem
  • Biaya berkaitan dengan pengembangan dan operasi dari corporate DBMS menjadi substansial seperti perangkat lunak dan perangkat keras didapat, tenaga dukungan teknis, dan tenaga operasional
  • Konsolidasi dari keseluruhan sumber daya informasi bisnis ke dalam DBMS dapat menciptakan sifat mudah rusak yang lebih tinggi. Jika terjadi bencana alam, kebarakan, atau bahkan perangkat keras atau perangkat lunak bermasalah dapat menyebabkan hilangnya file database.
  1. Kepemilikan Database
Database kecil dan besar dapat dikelompokkan:
  • Perorangan: pada dasarnya sebuah database komputer mikro yang digunakan oleh satu orang
  • Perusahaan: database bagi pakai oleh beberapa pengguna dari satu perusahaan dalam satu lokasi
  • Terdistribusi atau kepemilikan: adalah database bagi pakai oleh beberapa pengguna dari satu perusahaan yang mana adalah pemilik database, tetapi data disimpan di beberapa lokasi yang dihubungkan pada berbagai jaringan komunikasi.

  1. Hak Akses Admin
  1. User Eksekutif
Profil ini mempunyai kewenangan yang berupa:
  • Statistik dan Grafik untuk Instansi
  • Rekapitulasi atau Laporan Statistik untuk Instansi
  1. Admin BKN Pusat (Super Admin)
Profil ini mempunyai kewenangan untuk mengatur hak akses sistem untuk seluruh Instansi (BKN Kanreg, Instansi Pusat dan Daerah) yang berupa:
  • Manajemen Pengguna, memiliki pilihan untuk semua profil yang ada
  • Setting Manajemen
  1. Admin Kanreg
Profil ini mempunyai kewenangan untuk mengatur hak akses sistem pada Instansi Daerah yang berada di wilayah Kantor Regional masing- masing, dimana untuk pengaturan terdapat pada menu Manajemen Pengguna, yang mempunyai pilihan hak akses terdiri dari :
  • Verifikator BKN Kanreg
  • Operator Export Data, khusus untuk Instansi Daerah yang berada di wilayah Kantor Regional masing- masing.
  1. Admin Instansi
Profil ini mempunyai kewenangan untuk mengatur hak akses sistem pada Instansi masing-masing. Menu yang dapat diakses.
Manajemen Pengguna, mempunyai pilihan hak akses yang terdiri dari:
  • Verifikator Level 1
  • Verifikator Level 2
  • Operator Inbox Helpdesk
  • Operator Export Data
  • Operator Entri Sekolah
  • Operator Entri Unit Kesehatan
  • Operator Entri Lokasi
  • Manajemen Pendaftar
  • Manajemen Verifikasi
  • Export Data
  1. Verifikator Registrasi
Profil ini digunakan jika pengguna dari Instansi (Pusat atau Daerah) memiliki hak akses sebagai Verifikator Registrasi. Jika instansi tidak memilih untuk melakukan proses Verifikasi Registrasi, maka PNS yang mendaftar dapat langsung login ke sistem e-PUPNS. Proses Verifikasi Registrasi ini dilakukan dengan Nomor Register yang didapat PNS sewaktu mendaftar dengan sistem ini.
  1. Verifikator Level 1
Profil ini mempunyai kewenangan untuk melakukan verifikasi pada level awal (SKPD, UPT ataupun Unit Kerja lainnya). Dalam fitur ini dilakukan pencarian verifikasi menggunakan Nomor Register yang diterima oleh Verifikasi level ini beserta dengan berkas pendukung ataupun data pendukung.
  1. Verifikator Level 2
Profil ini mempunyai kewenangan untuk melakukan verifikasi pada level kedua (Biro Kepegawaian atau Badan Kepegawaian Daerah). Dalam Fitur ini dilakukan pencarian verifikasi menggunakan nomor Register, NIP ataupun dari status verifikasi. Verifikasi level ini juga berdasarkan berkas pendukung ataupun data pendukung setelah di verifikasi oleh Verifikator Level 1.
  1. Verifikator BKN
Profil ini mempunyai kewenangan lanjutan dari Verifikator level 2, dimana verifikator ini melakukan verifikasi sesuai dengan wilayah kerja masing-masing, dimana Verifikator dengan Satuan Kerja BKN Pusat akan memverifikasi PNS instansi pusat dan Verifikator dengan satuan kerja BKN Kantor Regional akan memverifikasi PNS yang berada di wilayah Kantor Regional. Pada Verifikator BKN Pusat/Kanreg ini tidak memverifikasi untuk data :
  • Tempat Lahir
  • Agama
  • TMT PNS
  • Kedudukan Hukum
  • Unit Organisasi
  • Lokasi Kerja
  • Alamat
Selain data diatas akan tetap diverifikasi oleh Verifikator BKN/ Kanreg
  1. Verifikator BKN Status
Profil ini mempunyai kewenangan untuk melakukan verifikasi hanya untuk perbaikan data tanggal, bulan dan tahun lahir PNS.
  1. Operator Sekolah
Profil ini mempunyai kewenangan untuk melakukan cek dan entri data referensi sekolah di masing-masing wilayah daerahnya. Unit sekolah yang di input adalah sekolah swasta dan negeri.
  1. Operator Unit Kesehatan
Profil ini mempunyai kewenangan untuk melakukan entri data referensi Unit Kesehatan.
  1. Operator Export Data
Profil ini mempunyai kewenangan untuk melakukan export data yang telah divalidasi dan diverifikasi.
  1. Operator Turun Status
Profil ini mempunyai kewenangan untuk melakukan rollback khusus untuk data yang sudah dikirim oleh PNS ke SKPD/Unit Kerja. Jika data yang sudah dikirimkan ada kesalahan, maka dapat diturunkan status sehingga PNS tersebut dapat melakukan perubahan data lagi.
  1. Operator Helpdesk BKN
Tugas dari Operator Helpdesk BKD adalah menangani laporan permasalahan yang meliputi :
    1. Laporan Pendidikan yang tidak ditemukan
    2. Laporan Jabatan Fungsional Umum dan Jabatan Fungsional Tertentu tidak ditemukan
    3. Laporan Bidang Spesialis yang tidak ditemukan
    4. Laporan Mata Pelajaran yang tidak ditemukan
    5. Laporan Diklat Fungsional yang tidak ditemukan
    6. Laporan beda nama PNS pada saat pendaftaran (khusus untuk instansi pusat)
    7. Laporan data PNS yang sudah diberhentikan
    8. Laporan data PNS tidak ada dalam database
    9. Laporan untuk menurunkan status pengisian formulir e-pupns yang masih ada di Instansi (Biro Kepegawaian) khusus untuk instansi pusat
  1. Operator Helpdesk Kanreg
Tugas dari Operator Helpdesk BKD adalah menangani laporan permasalahan yang meliputi :
    1. Laporan beda instansi pada data PNS pada saat pendaftaran (khusus untuk instansi daerah yang ada di wilayah masing-masing Kantor Regional)
    2. Laporan beda nama PNS pada saat pendaftaran (khusus untuk instansi daerah yang ada di wilayah masing-masing Kantor Regional)
    3. Laporan untuk menurunkan status pengisian formulir e-pupns yang masih ada di Instansi (BKD/SKPD) khusus untuk instansi yang ada di wilayah masing-masing Kantor Regional
  1. Operator Helpdesk BKD
Tugas dari Operator Helpdesk BKD adalah menangani laporan permasalahan yang meliputi :
  1. Laporan Unit Organisasi yang tidak ditemukan
  2. Laporan Lokasi Kerja yang tidak ditemukan
  3. Laporan Sekolah yang tidak ditemukan
  4. Laporan Unit Kesehatan yang tidak ditemukan

  1. Operator Helpdesk Mutasi
Tugas dari Operator Helpdesk Mutasi adalah menangani laporan permasalahan beda instansi untuk Instansi Pusat atau Daerah.
  1. Operator Helpdesk Pensiun
Tugas dari Operator Helpdesk Pensiun adalah menangani laporan permasalahan data PNS yang sudah pensiun.
  1. Operator Pindah Verifikator Level 1
Tugas dari Operator Pindah Verifikator 1 adalah menangani laporan permasalahan data pada saat pengisian formulir e-pupns.

You Might Also Like

0 komentar: